Gejala Awal Penyakit Kencing Nanah

Penyakit gonore adalah penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri yang bernama Treponema pallidum. Bakteri penyebab kencing nanah ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka saat melakukan hubungan seks vaginal (alat kelamin wanita), anal (melalui anus – biasanya pada kelompok homoseks pria), oral (melalui mulut), atau menggunakan mainan seks yang sama dengan orang yang sudah terinfeksi penyakit ini. Ibu hamil yang sudah terinfeksi penyakit ini juga dapat menularkan pada bayinya yang masih ada di dalam kandungan. Janin yang tertular penyakit ini dapat menderita kelainan atau cacat bawaan atau juga dapat mengalami kematian saat dilahirkan. Penyakit gonore tidak akan menular melalui pemakaian pakaian, toilet, gunting kuku, atau mandi bersama dengan mereka yang telah terinfeksi karena bakteri yang menyebabkan penyakit gonore tidak dapat hidup cukup lama di luar tubuh manusia.

Penularan melalui transfusi darah adalah cara penularan yang sangat jarang sekali terjadi karena hampir semua transfusi darah telah melewati berbagai pemeriksaan yang amat ketat. Penyembuhan gonore dapat ditempuh dengan dua cara yakni pengobatan dengan cara modern maupun pengobatan dengan cara tradisional, yakni dengan mengambil manfaat dari khasiat yang terdapat dalam berbagai tanaman herbal seperti akar alang-alang, kumis kucing, dan daun binahong.

Penyembuhan gonore dengan cara pengobatan modern umumnya menggunakan berbagai obat modern yang kebanyakan mengandung bahan kima buatan atau zat sintetis yang dapat mengakibatkan adanya efek samping negatif pada organ tubuh manusia seperti ginjal dan hati. Obat-obatan modern juga sebagian besar harnya mahal dan sangat mahal, sehingga kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi menengah ke bawah, akan kesulitan untuk mendapatkannya.

Adapun cara penyembuhan gonore secara tradisional cukup berbeda dengan dari cara modern. Cara pengobatan tradisional biasanya menggunakan obat yang diperoleh dari berbagai tanaman herbal yang alami, dan yang paling baik adalah cara menanam tanaman obat itu pun tidak menggunakan pupuk dan pestisida sintetis, sehingga obat yang alami tidak akan menimbulkan efek samping merugikan pada tubuh. Obat-obatan tradisional yang alami pasti tidak akan mencemari organ-organ tubuh, bahkan sebaliknya, fungsi serta kondisi organ tubuh akan lebih baik dan lebih sehat jika mengonsumsi tanaman herbal yang berkhasiat. Di samping itu, obat tradisional yang diracik dari tanaman herbal alami, harganya tidak mahal, oleh karena itu dapat diperoleh dengan mudah oleh semua lapisan masyarakat.

Seperti telah disebut di atas bahwa untuk mengobati penyakit gonore dapat memanfaatkan khasiat daun kumis kucing. Tanaman kumis kucing yang sangat berkhasiat adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki batang tegak. Tanaman obat ini dikenal dengan berbagai nama yang berbeda seperti: teh tanaman ginjal atau ‘kumis ucing’ (Sunda), songot koneng (Madura), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan giri-giri marah (Sumatera). Tanaman ini sebenarnya berasal dari wilayah Afrika, dan menyebar ke wilayah Asia serta Australia.

Obat tradisional penyakit gonore dapat diracik dari tanaman obat kumis kucing, yakni bagian daunnya. Hal itu disebabkan tanaman kumis kucing mengandung zat glikosida orthosiphonin yang dapat melarutkan asam urat dalam tubuh, juga oksalat dan fosfat. Tanaman kumis kucing sebenarnya tidak hanya berfungsi sebagai obat penyembuhan gonore, sebab tanaman ini juga sangat dikenal memiliki khasiat untuk mengobati dan meringankan berbagai gangguan serta penyakit seperti sembelit, diabetes, rematik, batuk, pilek, infeksi atau radang ginjal, nyeri punggung, infeksi kandung kemih, batu ginjal, dan albuminuria. Temukan cara paling ampuh mengobati gonore klik disini Obat gonore